Tari Mula Tangke'na To Manurunge Ri Nitu


Tari Mula Tangke'na To Manurung Ri Nitu merupakan karya pertama Andi Jaya Nasaruddin yang diciptakannya pada saat masih berseragam Putih - Abu-abu. Tari ini merupakan tari kreasi berpasangan yang diciptakan dalam rangka Festival Lomba Seni Siswa Nasional.
Tarian ini menggambarkan tentang To Manurunge Ri Nitu yang diberi nama Sari Wulang yang bermakna cahaya bulan. Seorang wanita yang cantik jelita lengkap dengan pakaian kebesaran yang dipercayai turun dari kayangan mewakili Puang Seuwak yang membawa ornamen yang disebut Kalompoanga. Turunnya Sari Wulan ke bumi menjadikan konsep katoanga sebagai acuan terbentuknya anrong appaka. Tarian ini menceritakan tentang kecantikan Manurungge Ri Nitu yang tersohor kemana-mana dan terdengar oleh seorang Raja bernama Karaeng Bajo Manurunga ri Gowa yang digelar Karaeng Iballe yang membawa pula ornamen Kalompoanga ri Gowa untuk mempersunting Manurungge Ri Nitu. Pernikahan inilah yang dipercaya menjadi cikal bakal raja-raja bugis makassar terutama kerajaan siang. Penyatuan cinta keduanya adalah cahaya pemersatu suku Bugi-Makassar.
Tarian ini memperoleh apresiasi Juara 1 Se-Kabupaten Pangkep pada Tahun 2013, yang kemudian dipentaskan ke dua kalinya pada penamatan siswa SMA Negeri 2 Pangkajene Angkatan ke-2 pada tahun 2013.

0 Response to "Tari Mula Tangke'na To Manurunge Ri Nitu"

Post a Comment